" Dalam hal pekerjaan, masalah harus dilihat sebagai kesempatan"
Selama bertahun-tahun,jawatan kereta api memimpikan untuk membangun rel melalui gunung Andes, dan juga di sepanjang sungi Rimac. Para insinyur dari seluruh dunia didatangkan untuk merancangnya, tetapi mereka semua menyimpulkan bahwa proyek tersebut mustahil dilaksanakan. Lalu, sebagai jalan terakhir, mereka memanggil seorang insinyur dari polandia bernama Malinowski.
Reputasi Malinowski tidak diragukan lagi, tetapi pada saat itu usianya 60 tahun tak seorang pun akan memberikan tanggung jawab tersebut kepadanya. Meskipun demikian, Malinowski yakin pekerjaan tersebut akan berhasil jika wakil-wakil dari berbagai negara dapat ikut terlibat didalamnya. kemudian ia pun mulai dipekerjakan untuk membangun rel kereta api yang tertinggi didunia.
Membuat kontruksi rel merupakan tantangan geografi dan politik yang harus dihadapi.Proyek tersebut membutuhkan 62 terowongn dan 30 jenbatan. 1 terowonfgan panjangnya 4.000 kaki dan diantaranya berketinggian 15.000 kaki diatas laut. Ada dua peristiwa, revolusi yang terjadi pada satu atau dua negara, yang menyebabkan terhambatnya pekerjaan kontruksi tersebut. Pernah Malinowski harus melarikan diri dari peru dan mengawasi jalannya proyek dari balik penjara. Tetapi tidak ada yang menyurutkan langkahnya untuk membangun rel kereta api yang dianggap sebagai keajaiban dunia ketika selesai tahun 1880.
Masalah apa yang kamu jadikan alasan hari ini? Ubahlah sudut pandang anda. Kesempatan apa yang dapat diperoleh ditengah-tengah persoalan Anda? Ayo bangun dan bekerja! Itulah yang dilakukan oleh orang-orang yang berpikir selalu diatas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar